Chapter 5
“Thank
Oppa, I Will Still Love You…”
Bel pulang sekolahpun
telah berbunyi, Min Ah hanya bisa melihat tempat duduk Jungkook. Pada hari
kematian Jungkook seluruh murid yang satu kelas dengan Min Ah dan Jungkook
hening tanpa ada satupun yang berbicara. Lalu Min Ah bergegas berdiri dan maju
kedepan.
“Kalian semua memang jahat dan tidak punya
otak!!! Kalian menyia-nyiakan hidup Jungkook seperti ini dengan menghindarinya
dan selalu memojokkannya seperti itu. Kalian seharusnya mendapatkan cobaan yang
lebih bahkan melebihi Jungkook. Aku berharap semua itu terjadi kepada kalian
yang selalu menyia-nyiakan Jungkook.” Bilang Min Ah nada yang sangat tinggi dan
keluar dari kelas serta membanting pintu kelas begitu saja.
“Min Ah…” Panggil Taehyung.
“Aku juga berharap seperti itu.” Tambah
Taehyung.
“Taehyungie, hajima.” Bilang Hyo Na yang
menarik tangan Taehyung.
“Kenapa kau memutuskan hubungan kita secara
sepihak seperti ini?” Tanya Hyo Na.
“Aku hanaya ingin tahu alasanmu.” Tambah
Hyo Na.
“Mianhae Hyo Na, Jeongmal Mianhae. Aku
memutuskan hubungan kita karna aku tidak menyukai perbuatanmu tempo hari yang
lalu.” Jawab Taehyung.
“Tapi aku sudah menarik perkataanku dan
meminta maaf kepada Jungkook Taehyungie.” Bilang Hyo Na.
“Tapi sebenarnya kaukan yang menyuruh semua
teman kita untuk melempari Jungkook telur dan apa Min Ah juga ikut terkena. Dan
semua itu gara-gara kau! Aku tidak mau mempunyai yeoja jahat sepertimu.” Bilang
Taehyung sambil melepaskan pegangan tangan Hyo Na.
Taehyung terus berlari dan mencari Min Ah
dan dia menemukannya lalu akhirnya Taehyung mengikutinya. Akhirnya Min Ah
berhenti di Sungai Han, Min Ah langsung duduk dan menundukkan kepalanya.
Taehyung yang melihat itu mencoba untuk menghampirinya.
“Min Ahnie, neon gwenchana?” Tanya Taehyung
sambil duduk disamping Min Ah.
“Taehyung, bagaimana kau sampai disini? Oh,
pasti kau mengikutiku.” Bilang Min Ah.
“Ne, kau benar sampai kapan kau akan
begini?” Tanya Taehyung.
“Molla Taehyung, menurutku ini sangat tidak
adil bagi Jungkook.” Jawab Min Ah.
“Tidak adil? Bagaimana maksudmu?” Tanya
Taehyung.
“Disaat Jungkook masih hidup mereka semua
menghindarinya bahkan melukai hati Jungkook disaat Jungkook sudah tiada mereka
semua mulai sadar degan perbuatan mereka. Aku sangat benci dengan mereka.”
Jawab Min Ah.
“Lantas bagaimana sekarang, seharusnya kau
menerima kejadian semua ini Min Ah.” Bilang Taehyung.
“Tapi aku merasa kesepian Taehyung.” Jawab
Min Ah sambil menekukkan lututnya.
“Aniya, aku akan menemanimu seperti
Jungkook yang sealu menemanimu setiap hari.” Bilang Taehyung.
“Tapi kau berbeda dengan Jungkook.” Jawab
Min Ah.
“Sebelum dia meninggal dia memberikanku
sebuah surat.” Bilang Taeyung sambil memberikan surat itu kepada Min Ah.
“Taehyung,
aku tahu. Sejak pertama kali di tepat donor darah itu tatapanmu kepada Min Ah
sudah berbeda. Aku tahu kau menyukainya, jadi maksudku aku menulis surat ini
aku ingin kau menjaga Min Ah setelah aku tiada. Aku mohon Taehyung, kabulkan
permintaanku yang terakhir kalinya ini. Hanya kau yang sangat aku percaya saat
ini.”
Jeon
Jungkook.
“Jadi sebelum dia meninggal dia
memberikanmu surat ini?” Tanya Min Ah sambil mengusap air matanya.
“Ne dan aku ingin menjagamu mulai saat ini
Min Ah, jadi tolonglah kau kabulkan permintaan Jungkook yang terakhir kalinya.”
Bilang Taehyung.
“Jadi kau mau menerimaku?” Tanya Taehyung.
“Gwenchana, anggaplah sekarang aku ini
Jungkook.” Tambah Taehyung.
“Aniya, kau adalah Taehyung. Aku akan
mengabulkan permintaan Jungkook yang terakhir kalinya. Aku tahu kau sebenarnya
sakit bila aku anggap kalau kau itu Jungkook, maka mulai sekarang aku akan
belajar dan berusaha untuk menerima semuanya.” Jelas Min Ah.
“Jadi kau menerimaku?” Tanya Taehyung.
“Ne, aku menerimamu.” Jawab Min Ah lalu Min
Ah meletakkan kepalanya dipundak Taehyung sambil melihat terbenamnya matahari
di Sungai Han pada sore itu.
“Biarpun
kau telah tiada Jungkook aku akan tetap mencintaimu. Kau akan tetap selalu
hidup didalam hatiku. Saranghae Jungkook.”
Kim
Min Ah.
The End.







.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar